Antara Hobby dan Kebutuhan


Hmm.. cocok kayaknya judulnya tuh sama apa yang gw mau bahas sekarang. Yaa..antara hobby dan kebutuhan. Bagaimana kita mensiasatinya??

Seperti kita ketahui, hobby membutuhkan dana. Tetapi dengan terpuaskan hobby itu, terpuaskan juga batin kita dan hilanglah stress yang selalu ada dipikiran kita

Hobby atau Kebutuhan??

Sekarang permasalahannya adalah bagaimana kita mengatur keuangan supaya kebutuhan bulanan untuk diri sendiri dan  keluarga tercukupi, tetapi hobby jalan terus…?? Yaa sekedar sharing aja, pembatasan dana untuk beli koleksi baru dengan dan untuk kebutuhan pribadi bedanya tipis. Hal ini yang gw rasakan klo lagi “diracunin” ( ngeliat koleksi rekan-rekan sesama kolektor di forum-forum .Red) ataupun ada yang jual item yang kita suka baik dengan harga normal atau harga bunuh diri ( Istilah rekan untuk harga murah dibawah harga normal .Red). Dana yang semestinya buat “nafas” kita satu bulan kedepan suka dipake separo atau sedikit demi sedikit. Akibatnya  lobang ikat pinggang harus nambah 1 lagi biar bisa jalan terus sampe awal bulan depan

Yang lebih bahaya lagi adalah klo kita commit untuk beli item dengan cara booking dengan DP dan pembayarannya setelah kita gajian / dapet duit. Kenapa lebih bahaya?? karena biasanya kita tidak aware dengan hutang… Yang ada dipikiran kita adalah uang gajian kita bakal utuh karena kita tidak merasa berhutang sebab barangnya aja belum ada ditangan. Setelah gajian / dapet duit apa yang terjadi??Yup.. overbudget antara hobby dan kebutuhan pribadi anda. Hobby anda secara pelan-pelan sudah mengakuisisi dana yang di disediakan untuk kebutuhan lain

Solusi berdasarkan pengalaman

Solusi yang enaknya gmana??Kan item tersebut belum tentu ada yang jual lagi / item itu langkanya bukan main?? Mungkin hal ini kembali ke individu masing-masing dalam mengelola keuangan, cuma gw mo sharing apa yang selama ini gw lakuin

  • Klo kita memang concern untuk melengkapi suatu koleksi, usahakan kita daftarkan hobby sebagai salah satu pos yang akan mendapatkan bagian dari sumber pendapatan kita. Tentukan besarnya sesuai dengan kemampuan kita. Jangan ambil dana dari pos hal lain karena cepat atau lambat akan mengganggu kebutuhan pos tersebut
  • Usahakan membeli koleksi dari yang agak jarang didapat. Jika tidak ada yang jual or gak dapet,  dana tersebut bisa di alihkan untuk pembelian koleksi bulan depan atau dibelikan koleksi yang menjadi prioritas dibawahnya
  • Usahakan untuk tidak membeli koleksi sekaligus, hal ini untuk mengantisipasi bila di tengah / akhir bulan ada yang jual item yang sangat kita inginkan, kita tetap bisa beli or setidaknya DP. Terkecuali kita yakin gak mau beli lagi sampai awal bulan atau ada yang jual koleksi secara paket dengan harga yang bagus. Yaa…klo kasus seperti ini menurut gw sih silahkan aja, gw juga sering kayak gini😀
  • Jika terpaksa, lepas koleksi yang kurang diminati… lumayan lah buat nambah dana buat beli item baru or beli kebutuhan pribadi anda
  • Ingatlah bahwa masih ada kebutuhan lain selain hobby anda

So…gmana?? dah dapet solusinya atau jadi tambah mumet…??😀😀😀 . Intinya adalah bijaklah dalam menyeimbangkan antara hobby dan kebutuhan anda. Jadikan hobby sebagai alat untuk melepaskan stress anda, tapi jangan jadikan hobby sebagai sumber stress anda yang baru

2 Responses

  1. saya lagi stress nyari koleksi rossi ..bantuin broo…

    http://motoisme.wordpress.com/

  2. boleh bro. mau cari model tahun berapa? klo masih ada, nanti saya kabarin dech

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: